Nectaria Ayu: Menjalani Hidup Sehat Itu Harus Bertahap

nectaria“Orang Indonesia saat ini masih banyak yang belum paham esensi dari green smoothies. Kebanyakan masyarakat kita masih ikut tren, nggak ngerti sepenuhnya. Jadi, konsumsinya masih on/off, ” ujar Nectaria Ayu di sela-sela talkshow dan launching buku Green Smoothies.

Mengonsumsi green smoothies memang sudah menjadi rutinitas Ayu sejak beberapa tahun lalu. Berawal dari kebun organik milik sang ibu mertua, Ayu kini membuka usaha restoran organik bersama suaminya. Ia pun menerbitkan buku Green Smoothies untuk menyebarkan kebaikan kepada semua orang. Seperti apa kisahnya? Yuk, simak hasil wawancara FMedia bersama Nectaria Ayu.

Ayu diperkenalkan tentang sayuran organik oleh ibu mertuanya. Sejak saat itu, ia mulai mengetahui apa saja manfaat dan khasiat sayuran organik. “Aku juga belajar prinsip organik. Jadi manusia itu kan tidak dapat hidup sendiri, butuh orang lain. Nah, tanaman organik itu juga tidak dapat tumbuh tanpa bantuan mikroorganisme lain yang ada di dalam tanah. Jadi mereka harus kerja sama. Itu yang aku suka dari filosofi organik,” cerita Ayu.

Karena suka dengan filosofi organik, Ayu pun mulai menjajal resep green smoothies dari sayuran organik. Ia mengaku bahwa rasa green smoothies-nya jauh lebih enak, segar, dan tidak pahit. Semakin penasaran dengan organik, Ayu bertemu dengan teman-teman dari Komunitas Organik Indonesia. Dari situlah Ayu mendapat info seputar dunia organik.

“Dari situ aku juga jadi kenal kalau makanan sehat itu memakai konsep 4P (tanpa Pemanis buatan, Pewarna, Perasa, Pengawet). Makanan yang sehat harus bebas dari 4P. Aku juga jadi tahu bahwa gluten yang ada dalam tepung terigu itu juga bahaya buat kesehatan,” tambah Ayu.

Untuk menjalani pola hidup sehat seperti ini memang tidak cepat dan mudah. Semuanya pasti ada tahapannya, ada prosesnya. Sama seperti Ayu. Ia mulai menerapkan pola hidup ini saat hamil anak pertama. Saat itu ia mulai mengeliminasi makanan dan minuman yang mengandung 4P. Awalnya dirasa memang sulit, tetapi setelah melatih lidah sendiri, pasti akan terbiasa. Food combining pun mulai diterapkan, dengan cara minum air putih campur perasan jeruk nipis dan sarapan buah. Kini ia mulai mencoba raw food dengan memperbanyak porsi sayur segar setiap harinya.

“Semuanya bertahap, kita tidak boleh ikutan tren. Jadi kita harus perhatikan diri sendiri dulu. Misal lagi tren mayo diet, kita ikutan. Padahal kita sendiri tidak tahu manfaatnya apa untuk tubuh kita. Aku selalu menekankan kalau hidup sehat itu bukan untuk langsing. Langsing itu bonus. Nah, yang sering disalahartikan adalah diet itu untuk langsing. Padahal diet itu artinya pola makan.”

Ayu menekankan, untuk memulai pola hidup sehat itu berawal dari niat. Apa motivasi utama ingin hidup sehat. Dari situ biasanya akan terpacu untuk tetap konsisten menjalani hidup sehat. Salah satu kuncinya adalah jangan ikutan tren. Ayu memberikan contoh, “Misalnya di Amerika Latin lagi tren makan quinoa. Nah itu bagus untuk orang Amerika Latin, tapi belum tentu bagus untuk kita yang tinggal di Indonesia. Tiap daerah itu punya tanaman yang bagus dikonsumsi untuk penduduk yang tinggal di situ. Lagi pula dengan makan makanan lokal, tubuh kita ternutrisi secara maksimal.”

Sudah mulai terinspirasi untuk mulai menjalani pola hidup sehat? Yuk, mulai bertahap investasi kesehatan dari sekarang. Agar di masa tua nanti, kita dapat menikmati hasilnya.

Tinggalkan Balasan